Kulon Progo – Sarmi, 56 tahun, warga Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, terlihat di atas mobil Toyota Agya warna merah. Perempuan setengah baya ini tidak sedang melakukan atraksi. Namun, dia sedang nahas alias mengalami kecelakaan. Kejadian ini banyak yang mengabadikan foto dan mengunggahnya di media sosial.

Insiden ini terjadi saat Sarmi mengendarai sepeda motor Supra X 125 di Jalan Jogja – Wates Km 22. Tepat di Pedukuhan Kalimenur, Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo, Kulon Progo, dia ditabrak oleh mobil Toyota Agya warna merah brnomor polisi AB 1419 VC. Uniknya, Sarmi yang tertabrak justru tidak tersungkur, melainkan malah terpental hingga di atas mobil yang menabrak.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satuan Lalu Lintas Polres Kulon Progo Inspektur Polisi Satu Agus Kusnendar mengatakan, kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada Selasa 9 Juni 2020 sekitar pukul 13.30 WIB.

Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian, kecelakaan berawal saat mobil Toyota Agya warna merah yang disopiri Diah, 26 tahun, warga Wates, Kulon Progo melaju dari arah utara ke selatan. Pada saat bersamaan dari arah berlawanan, ada mobil lain warna hitam berhenti sambil menyalakan lampu sein kanan yang merupakan kode akan menyeberang ke arah timur.

Sarmi yang mengendarai motor bernomor poli AB 2950 SL melaju dari belakang mobil warna merah tersebut. Sarmi mendahulu mobil merah tersebut. “Setelah menyalip, Sarmi diduga langsung menyeberang ke timur. Karena jarak sudah dekat maka terjadilah kecelakaan tersebut,” ujar Iptu Agus.

kecelakaan di Kulon Progo1

Sarmi terpental hingga ke atas mobil yang menabraknya di Kulon Progo. (Foto: Istimewa)

Merski tertabrak, Sarmi tidak tersungkur jatuh ke jalan, namun justru terpental ke atas mobil. Sarmi di atas mobil yang menabraknya itu terlihat syok. Terlihat warga menenangkan dan memberi air mineral kepada Sarmi yang masih di atas kabin mobil.

Tidak lama berselang datang mobil ambulans. Petugas mengevakuasi Sarmi dan membawanya ke Rumah Sakit Umum Panti Rapih Yogyakarta.

Akibat kecelakaan itu, motor yang dikendarai Sarmi ringsek. Sedangkan mobil Agya warna merah juga mengalami kerusakan pada bagian kap depan. Kedua kendaraan dibawa ke Polsek Sentolo untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Dari pemeriksaan, Sarmi diketahui mengalami luka patah tulang kaki kanan dan kiri, dan luka di sejumlah bagian tubuh,” tuturnya.

Setelah menyalip, Sarmi diduga langsung menyeberang ke timur.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Humas Polres Kulon Progo mengatakan, menyingkapi kejadian laka lantas di Sentolo tersebut, tentunya ada pembelajaran yang bisa diambil. Prinsipnya perlu kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. “Para pengendara sepatutnya bertanggung jawab atas dirinya sendiri,” ujar I Nengah Jefri.

Kekurang hati-hatian dan kurang tenangnya dalam berkendara menyebabkan sebagian besar kecelakaan banyak yang melibatkan generasi muda. Batas kecepatan dan kurang konsentrasi, menjadi salah satu pemicu berujung kecelakaan. 

Selain itu minimnya kesadaran serta kemampuan berkendara menjadi salah satu penyebab tingginya angka kecelakaan. “Butuh kehati-hatian saat berkendara di jalan,” ungkapnya.

tagar.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here